Senin, 31 Desember 2018

Manajemen Pemasaran Global III

LATIHAN


1. Jelaskan Perkembangan Ekonomi dan Pedagangan Internasional ?

Perkembangan Ekonomi adalah proses perkembangan berupa kenaikan dalam jangka panjang dari satu negara (misalnya) atau perusahaan (misalnya) untuk menyediakan banyak barang yang mendukung perkembangan ekonomi yang disesuaikan dengan tingakat kebutuhan. Adanya perkembangan ekonomi ini tidak jauh dari pembangunan ekonomi.

Perdagangan Internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antar perorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain. Bila dibandingkan dengan pelaksanaan perdagangan di dalam negeri, maka perdagangan internasional sangatlah rumit dan kompleks.

Sumber:


2. Contoh Kasus dan Solusi Mengenai Perekonomian Indonesia !

Permasalahan ekonomi merupakan sebuah hal yang penting yang dapat menentukan bahwa negera tersebut sudah maju atau tidak. Jika sebuah negara bisa memperkecil permasalahan ekonomi yang ada dinegaranya, maka negara tersebut akan menjadi negara yang makmur dan maju. DiIndonesia masih banyak sekali permasalahan ekonomi yang terjadi. Oleh sebab itu, masyarakat Indonesia masih sulit untuk berkembang dan makmur. Baiklah, inilah beberapa permasalahan ekonomi yang terjadi di Indonesia :

1. Pengangguran
Pengangguran merupakan PR yang cukup berat untuk pemerintah indonesia dan masyarakat indonesia, kurangnya pendidikan dan keahlian yang dimiliki dan lapangan pekerjaan yang masih terbatas  merupakan penyebab kenapa masih banyak sekali pengangguran yang ada. Bahkan, orang lulusan dari Universitas pun saat ini masih banyak sekali yang tidak bekerja. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi pengangguran yang ada, antara lain:

-            Pemberian beasiswa untuk siswa yang kurang mampu
-            Pemberian pelatihan atau trainee
-            Pemberian pengkreditan yang mudah, agar bisa menjadi seorang wirausaha
-            Penyediaan info lapangan pekerjaan

2. Kemiskinan

Tingkat kemiskinan yang ada di Indonesia semakin tahun terus mengalami peningkatan. Kemiskinan terjadi karena banyaknya pengangguran, rendahnya pendidikan yang dimiliki, kurangnya perhatian pemerintah. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi kemiskinan yang terjadi di Indonesia antara lain:
-            Pemberian subsidi pemerintah yang tepat sasaran
-            Pemberian latihan dan keahlian untuk bekerja
-            Adanya program pemerintah untuk mengatasi kemiskinan, baik itu dari segi pendidikan           maupun dari segi bantuan kesehatan dan kehidupan yang layak
-            Penyediaan lapangan pekerjaan

3. SDA (Sumber daya Alam) yang belum dikelola dengan baik

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sumber daya alam yang sangat berlimpah, namun sumber daya alam tersebut masih belum bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh pemerintah dan masyarakat Indonesia. Tetapi, sumber daya alam yang kita miliki dimanfaatkan oleh pihak luar (International) dengan peralatan yang canggih. Dan Indonesia hanya mendapatkan 1% dari pajak dari kegiatan tersebut. Contohnya: PT. Freepot. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal ini antara lain:
-            Memanfaatkan SDA yang terdekat dengan lingkungan kita dengan maksimal.
-            Melakukan kerja sama dengan pihak luar, baik hanya untuk hal yang kecil sekalipun.
-            Memaksimalkan SDA yang ada dengan teknologi yang ramah lingkungan

4. Korupsi

Tingkat korupsi yang ada di Indonesia setiap tahun terus meningkat, hal tersebut diakibatkan karena kurangnya iman (tidak takut dengan dosa) dan desakan ekonomi dan keluarga. Korupsi ini tidak hanya terjadi di pemerintahan pusat, namun dalam pemerintah yang paling kecilpun terjadi. Penegakan hukum untuk para koruptor yang masih kurang tegas disingalir menjadikan sebuah alasan untuk para koruptor baru melakukan korupsi. Solusi yang dapat dilakukan antara lain:
-            Memperbaiki diri sendiri
-            Memperkuat iman dan yakin jika kita selalu diawasi oleh tuhan (Allah SWT)
-            Menanamkan anti korupsi untuk generasi muda, khususnya keluarga.
-            Penegasan hukum untuk para koruptor agar menimbulkan efek jera.

5. Transmigrasi yang tidak merata

Transmigrasi besar-besaran yang dilakukan oleh masyarakat menjadikan sebuah permasalahan yang rumit. Tujuan transmigrasi yang dilakukan masyarakat adalah untuk mendapatkan sebuah pekerjaan yang baik, tetapi malah sebaliknya. Transmigrasi ini menambah kepadatan penduduk dikota dan gelandangan semakin banyak. Solusi yang dapat dilakukan adalah:
-            Melakukan penyuluhan terhadap masyarakat tentang dampak transmigrasi.
-            Menyediakan lapangan pekerjaan yang mewadai didaerah desa.

6. Distribusi

Distribusi merupakan penyaluran barang ketangan produsen ke konsumen. Barang yang dihasilkan oleh produsen menjadi sebuah pertanyaan untuk siapakah barang tersebut dihasilkan? Hal ini akan berkaitan dengan pendapatan. Pendapatan yang diterima oleh masyarakat menjadi sebuah daya ukur untuk masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dan membeli barang yang dibutuhkan.

7.  Investasi

Realisasi investasi yang telah dikeluarkan oleh BKPM berdasarkan Izin Usaha Tetap PMDN pada periode 1 Januari s/d 31 Desember 2007 sebanyak 159 proyek dengan nilai realisasi investasi sebesar Rp. 34.878,7 miliar (34,88 triliun Rupiah). Sedangkan realisasi Investasi yang telah dikeluarkan oleh BKPM berdasarkan Izin Usaha Tetap PMA (FDI) pada periode 1 Januari s/d 31 Desember 2007 sebanyak 983 proyek dengan nilai realisasi investasi sebesar US$. 10.349,6 juta (US$ 10,34 milyar).
Dibandingkan dengan FDI global yang selama 2007 mencapai rekor sebesar US$ 1.500 milyar dan FDI yang masuk ke Amerika Serikat sebesar US$ 193 miliar, nilai FDI yang masuk ke Indonesia masih sangat rendah yaitu 0,66% terhadap FDI dunia dan 5,18% terhadap FDI ke Amerika Serikat. Walau demikian, masuknya FDI ke Indonesia pada tahun 2007 ini jauh lebih baik dibandingkan dengan masa puncak pra krisis yaitu tahun 1996-1997 yang hanya mencapai US$ 2,98 miliar (1996) dan US$ 4,67 miliar (1997).
Menurut hemat penulis realisasi FDI ke Indonesia akan dapat lebih meningkat kalau dua faktor kunci untuk masuknya FDI dibenahi yaitu kondisi infrastruktur, dan masalah birokrasi yang bertele-tele.

8. Inflasi

Inflasi yang terjadi saat ini mengakibatka meningkatnya harga kebutuhan hidup dan kebutuhan yang lainnya. Hal tersebut sangat berkaitan dengan naiknya energi di dunia. Solusi yang dapat dilakukan antara lain:
-            Pemberlakukan kebijakan dalam sektor moneter, yaitu bank BI melakukan peningkatan BI rate   disetiap akhir bulan yang akan menekan inflasi namun akan berdampakn pada sektor rill.
-            Pemberlakukan kebijakan fiskal dalam bidang perpajakan. Hal tersebut diharapkan dapat               menurunkan tingkat inflas yang terjadi.

Sumber : http://saranghaeqoutes.blogspot.com/2016/04/masalah-ekonomi-solusinya-yang-dihadapi.html

TUGAS

1. Jeleaskan Perkembangan Manajemen Keuangan dan Manajemen Keuangan Internasional !

Manajemen Keuangan adalah suatu aktivitas pemilik dan manajemen perusahaan untuk memperoleh sumber modal yang semurah-murahnya dan menggunakan dana se-efektif, se-efisien, se-produktif mungkin untuk menghasilkan laba, dalam melaksanakan manajemen keuangan ini untuk mendapatkan hasil yang baik, dilakukan 3 aktifitas secara umum, yaitu :

Aktifitas Pembiayaan (Financing Activity)
Aktifitas Investasi (Investment activity)
Aktifitas Bisnis (Business Activity)

Manajemen keuangan memiliki peran dalam kehidupan perusahaan ditentukan oleh perkembangan ekonomi kapitalisme. Pada awal lahirnya kapitalisme sebagai system ekonomi pada abad 18, manajemen keuangan hanya membahas topic rugi-laba. Selanjutnya berturut-turut ia memiliki peranan antara lain sebagai berikut :

Tahun 1900 awal : Penerbit surat berharga
Tahun 1930 � 1940 : kebangkrutan, reorganisasi
Tahun 1940 � 1950 : anggaran & internal audit
Tahun 1950 � 1970 : eksternal perusahaan
Tahun 1970 � 1980 : inflasi
Tahun 1980 � 1990 : krisis ekonomi keuangan
Tahun 1990 � sekarang : globalisasi

Perkembangan manajemen keuangan sangat dipengaruhi oleh berbagai factor antara lain kebijakan moneter, kebijakan pajak, kondisi ekonomi, kondisi social, dan kondisi politik. Kebijakan moneter berhubungan dengan tingkat suku bunga dan inflasi. Khususnya inflasi mempunyai dampak langsung terhadap manajemen keuangan antara lain masalah :

1. Masalah akuntasi
2. Kesulitan perencanan
3. Permintaan terhadap modal
4. Suku bunga
5. Harga obligasi menurun

Kondisi ekonomi juga mempunyai dampak lansung terhadap manajemen keuangan antar lain masalah :
1. Persaingan internasional
2. Keuangan internasional
3. Kurs pertukaran yang berfluktuasi
4. Marger, pengambilalihan, dan restrukturisasi
5. Inovasi keuangan dan rekayasa keuangan

Manajemen keuangan internasional ialah perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian Keuangan Perusahaan Multinasional (Multinational Corporation yang lazim disebut MNC). Perusahaan multinasional ialah perusahaan yang beroperasi di seluruh dunia. Mereka adalah perusahaan-perusahaan besar yang dimiliki oleh kaum kapitalis global yang pusatnya di Kanada, Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Italia, Perancis, dan Inggris. Perusahaan-perusahaan itu lazim disebut konglomerat global atau kapitalis global. Mereka tidak mengenal negara, bangsa, tanah air, dalam mengembangkan kapitalnya. Dewasa ini perusahaan-perusahaan tersebut menguasai ekonomi dunia, dan menguasai ekonomi negara-negara sedang berkembang di Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Tujuan mereka yang utama adalah mencari keuntungan.

Sumber:


2. Jelaskan Perkembangan Sistem Informasi Global dan Riset Pemasaran !

Sistem Informasi Global merupakan sebuah sistem yang berbasis komputer yang memungkinkan perusahaan multinasional untuk menyelaraskan kegiatan perusahaan induk dan cabangnya, dimana cabang tersebut secara geografis tersebar di berbagai penjuru dunia dan setiap kantor cabang terkait memiliki tujuan, kebijakan dan tata cara tersendiri yang unik.
Kemampuan tersebut membuat sistem informasi GIS berbeda dengan sistem informasi pada umumnya dan membuatnya berharga bagi perusahaan milik masyarakat atau perseorangan untuk memberikan penjelasan tentang suatu peristiwa, membuat peramalan kejadian, dan perencanaan strategis lainnya. (Sumber : Halaman Informasi Mapping-GIS Scomptec.htm). Sistem Informasi Geografis (SIG atau singkatan bahasa Inggrisnya GIS – Geographic Information System) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Informasi_Dunia

Riset Pemasaran merupakan kegiatan penelitian dalam bidang pemasaran. Riset pemasaran harus dilakukan secara sistematis, yakni mulai dari perumusan masalah, perumusan tujuan dari riset pemasaran, pengumpulan data, pengolahan data, hingga interpretasi dari hasil riset pemasaran yang diperoleh. Riset pemasaran dilakukan sebagai upaya memberi masukan bagi pihak manajemen. Dengan adanya riset pemasaran, pihak manajemen akan mengetahui hal apa saja yang perlu diperbaiki dan strategi pemasaran apa yang masih konkrit dilakukan untuk merebut peluang. 
Banyak orang yang seringkali masih rancu dengan istilah riset pemasaran. Riset pemasaran (marketing research) seringkali masih disamakan dengan riset pasar (market research), padahal keduanya merupakan istilah yang berbeda. Riset pasar berfokus pada pasar yang telah ditentukan secara spesifik. Sementara itu, riset pemasaran memiliki arti yang lebih luas. Riset pemasaran tidak hanya terpaku pada aspek pasar atau produk, namun juga mencangkup hal-hal di luar itu. Singkatnya, riset pasar bisa disebut sebagai bagian dari riset pemasaran. 

Sumber : http://ciputrauceo.net/blog/2016/4/28/riset-pemasaran-dan-cara-menyusun-riset-pemasaran








Sabtu, 27 Oktober 2018

Manajemen Pemasaran Global II


1. Artikel Produk Industri Perusahaan Tbk

ACE Hardware Indonesia
PT ACE Hardware Indonesia Tbk adalah sebuah perusahaan ritel yang bergerak dalam bidang perlengkapan rumah dan produk gaya hidup. Pada akhir 2016, perusahaan ini mengelola jaringan dari 129 toko ritel di 34 kota besar di Indonesia. Dengan total area lantai toko yang lebih luas dari 336.000 meter persegi, ACE Hardware adalah salah satu jaringan modern terbesar dari bisnis ritel perlengkapan rumah dan gaya hidup di Indonesia. ACE Hardware Indonesia adalah pemegang waralaba (franchise) merek ACE Hardware (ditunjuk oleh ACE Hardware Corporation yang berbasis di AS).

RINGKASAN BISNIS
Ace Hardware Indonesia menjual lebih dari 80.000 produk. Produk-produk ini dikategorikan dalam tiga segmen utama:
• Perlengkapan rumah
• Gaya hidup
• Mainan
Pada tahun 2010, ACE Hardware Indonesia memperkenalkan konsep ritel 'Toys Kingdom' di Indonesia. Outlet-outlet Toys Kingdom adalah toko-toko mainan yang tidak hanya ditujukan untuk anak-anak tapi juga untuk pasaran dewasa dan remaja melalui koleksi yang bervariasi dari barang-barang koleksi, permainan keluarga dan produk-produk untuk bayi (termasuk merek-merek kelas dunia). Pada akhir tahun 2016, perusahaan ini memiliki 26 toko Toys Kingdom di 11 kota di Indonesia.
ACE Hardware telah membukukan perkembangan yang solid dalam beberapa tahun terakhir karena bisnis ritel Indonesia terus berkembang berkat fundamen makroekonomi yang cukup kuat: Indonesia memiliki populasi yang besar dengan daya beli yang terus meningkat tinggi. Salah satu karakteristik perekonomian Indonesia adalah konsumsi rumah tangga merupakan pendorong utama pertumbuhan ekononomi, mencakup sekitar 55% dari total produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Hal penting lainnya untuk ACE Hardware adalah pertumbuhan ini juga memberikan dorongan pada sektor properti dan real estate yang sedang meningkat pesat, dan karenanya pembeli membutuhkan lebih banyak peralatan rumah tangga.
Strategi utama perusahaan ini untuk ekspansi bisnis adalah membuka toko-toko baru di Indonesia. Lewat www.ruparupa.com (anak perusahaan dari Kawan Lama Sejahtera) ACE Hardware menyediakan fasilitas online shopping untuk para konsumen. Ruparupa memungkinkan pelanggan untuk memesan produk secara online dan mengambilnya di toko ACE Hardware terdekat.

Link : https://www.indonesia-investments.com/id/bisnis/profil-perusahaan/ace-hardware-  indonesia/item467?

2. Bagaimana Perkembangan Produk Industri di Indonesia dan Contoh Kasus

Sektor properti, makanan dan minuman (mamin), tekstil dan produk tekstil (TPT), serta alat angkutan (otomotif) menjadi sektor andalan pendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini. Selain menyerap banyak tenaga kerja, keempat sektor tersebut berperan langsung sebagai lokomotif bagi industri-industri ikutannya.
Jika sektor properti, mamin, TPT, dan otomotif tumbuh pesat, target pertumbuhan ekonomi domestik pada 2018 sebesar 5,4% bisa dicapai. Pada kuartal I-2018, pertumbuhan ekonomi nasional hanya mencapai 5,06%. Industri properti dapat diandalkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional karena industri ini terkait dengan 174 industri manufaktur ikutannya dan menyerap tenaga kerja cukup besar. Relaksasi aturan rasio uang muka atau loan to value (LTV) dan financing to value (FTV) bagi kredit properti yang digulirkan Bank Indonesia (BI) diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor properti berkisar 5-6% pada 2018.
Sementara itu, industri mamin berkontribusi terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) manufaktur pada kuartal I-2018, yakni sebesar 35,39%, diikuti alat angkut 10,27%, barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik 9,87%, kimia, farmasi dan obat tradisional 8,89%, serta tekstil dan pakaian jadi 6,33%. Secara keseluruhan, kontribusi manufaktur terhadap PDB nasional mencapai 17,95%, tertinggi dibandingkan sektor ekonomi lainnya. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mematok target pertumbuhan industri pengolahan nonmigas (manufaktur) tahun ini sebesar 5,67%. Pada kuartal I-2018, industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,03%, lebih tinggi dari periode sama 2017 sebesar 4,8%. Sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah industri mesin dan perlengkapan sebesar 14,98%, mamin 12,7%, logam dasar 9,94%, industri tekstil dan pakaian jadi 7,53%, serta industri alat angkut (transportasi) sebesar 6,33%.

Link : http://id.beritasatu.com/home/empat-sektor-industri-dongkrak-ekonomi-2018/177846

CONTOH KASUS
A. Latar Belakang Indomie     
Kasus Indomie yang mendapat larangan untuk beredar di Taiwan karena disebut mengandung bahan pengawet yang berbahaya bagi manusia dan ditarik dari peredaran. Zat yang terkandung dalam Indomie adalah methyl parahydroxybenzoate dan benzoic acid (asam benzoat). Kedua zat tersebut biasanya hanya boleh digunakan untuk membuatkosmetik, dan pada Jumat (08/10/2010) pihak Taiwan telah memutuskan untuk menarik semua jenis produk Indomie dari peredaran. Di Hongkong, dua supermarket terkenal jugauntuk sementara waktu tidak memasarkan produk dari Indomie. Kasus Indomie kini mendapat perhatian Anggota DPR dan Komisi IX akan segera memanggil Kepala BPOM Kustantinah. "Kita akan mengundang BPOM untuk menjelaskan masalah terkait produk Indomie itu, secepatnya kalau bisa hari Kamis ini," kata Ketua KomisiIX DPR, Ribka Tjiptaning, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/10/2010). KomisiIX DPR akan meminta keterangan tentang kasus Indomie ini bisa terjadai, apalagi pihak negara luar yang mengetahui terlebih dahulu akan adanya zat berbahaya yang terkandungdi dalam produk Indomie.  A Dessy Ratnaningtyas, seorang praktisi kosmetik menjelaskan, dua zat yang terkandung didalam Indomie yaitu methyl parahydroxybenzoate dan benzoic acid (asam benzoat) adalah bahan pengawet yang membuat produk tidak cepat membusuk dan tahan lama. Zat berbahaya ini umumnya dikenal dengan nama nipagin. Dalam pemakaian untuk produk kosmetik sendiri pemakaian nipagin ini dibatasi maksimal 0,15%.Ketua BPOM Kustantinah juga membenarkan tentang adanya zat berbahaya bagi kasus Indomie ini. Kustantinah menjelaskan bahwa benar Indomie mengandung nipagin, yang juga berada di dalam kecap dalam kemasam mie instan tersebut. tetapi kadar kimia yang ada dalam Indomie masih dalam batas wajar dan aman untuk dikonsumsi, lanjut Kustantinah.Tetapi bila kadar nipagin melebihi batas ketetapan aman untuk di konsumsi yaitu 250 mg per kilogram untuk mie instan dan 1.000 mg nipagin per kilogram dalam makanan lainkecuali daging, ikan dan unggas, akan berbahaya bagi tubuh yang bisa mengakibatkan muntah-muntah dan sangat berisiko terkena penyakit kanker. Menurut Kustantinah, Indonesia yang merupakan anggota Codex Alimentarius Commision, produk Indomie sudah mengacu kepada persyaratan Internasional tentang regulasi mutu,gizi dan kemanan produk pangan. Sedangkan Taiwan bukan merupakan anggota Codec. Produk Indomie yang dipasarkan di Taiwan seharusnya untuk dikonsumsi di Indonesia. Dan karena standar di antara kedua negara berbeda maka timbulah kasus Indomie ini.

B. Pembahasan Masalah      
Indofood merupakan salah satu perusahaan global asal Indonesia yang produk-produknya banyak di ekspor ke negara-negara lain. Salah satunya adalah produk mi instan Indomie. Di Taiwan sendiri, persaingan bisnis mi instant sangatlah ketat, disamping produk-produk mi instant dari negara lain, produk mi instant asal Taiwan pun banyak membanjiri pasar dalam negeri Taiwan. Harga yang ditwarkan oleh Indomie sekitar Rp1500, tidak jauh berbeda dari harga indomie di Indonesia, sedangkan mi instan asal Taiwan dijual dengan harga mencapai Rp 5000 per bungkusnya. Disamping harga yang murah, indomie juga memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan produk mi instan asal Taiwan, yaitu memiliki berbagai varian rasa yang ditawarkan kepada konsumen. Dan juga banyak TKI/W asal Indonesia yang menjadi konsumen favorit dari produk Indomie selain karena harganya yang murah juga mereka sudah familiar dengan produk Indomie. Tentu saja hal itu menjadi batu sandungan bagi produk mi instan asal Taiwan, produk mereka menjadi kurang diminati karena harganya yang mahal. Sehingga disinyalir pihak perindustrian Taiwan mengklain telah melakukan penelitian terhadap produk Indomie, dan menyatakan bahwa produk tersebut tidak layak konsumsi karena mengandung beberapa bahan kimia yang dapat membahayakan bagi kesehatan.
Hal tersebut sontak dibantah oleh pihak PT. Indofood selaku produsen Indomie. Mereka menyatakan bahwa produk mereka telah lolos uji laboratorium dengan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan dan menyatakan bahwa produk indomie telah diterima dengan baik oleh konsumen Indonesia selama berpuluh-puluh tahun lamanya. Dengan melalui tahap-tahap serangkaian tes baik itu badan kesehatan nasional maupun internasional yang sudah memiliki standarisasi tersendiri terhadap penggunaan bahan kimia dalam makanan, indomie dinyatakan lulus uji kelayakan untuk dikonsumsi.
Dari fakta tersebut, disinyalir penarikan produk Indomie dari pasar dalam negeri Taiwan disinyalir karena persaingan bisnis semata, yang mereka anggap merugikan produsen lokal.
Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa tidak sedari dulu produk indomie dibahas oleh pemerintah Taiwan, atau pemerintah melarang produk Indomie masuk pasar Taiwan?. Melainkan mengklaim produk Indomie berbahaya untuk dikonsumsi pada saat produk tersebut sudah menjadi produk yang diminati di Taiwan. Dari kasus tersebut dapat dilihat bahwa ada persainag bisnis yang telah melanggar etika dalam berbisnis.

C. Kesimpulan           
Dari kasus indomie di Taiwan dapat dilihat sebagai contoh kasus dalam etika bisnis. Dimana terjadi kasus yang merugikan pihak perindustrian Taiwan yang produknya kalah bersaing dengan produk dari negara lain, salah satunya adalah Indomie yang berasal dari Indonesia. Taiwan berusaha menghentikan pergerakan produk Indomie di Taiwan, tetapi dengan cara yang berdampak buruk bagi perdagangan Global.

D. Saran         
Saran bagi pihak perindustrian Taiwan agar tidah serta merta menyatakan bahwa produkindomie berbahaya untuk dikonsumsi, apabila ingin melindungi produsen dalam negeri,pemerintah bisa membuat perjanjian dan kesepakatan yang lebih ketat sebelum prosesekspor-impor dilakukan. Karena kasus tersebut berdampak besar bagi produk Indomie yangtelah dikenal oleh masyarakat Indonesia maupun warga negara lain yang negaranya memperdagangkan Indomie asal Indonesia. 

Link : http://vickyanggraini18.blogspot.com/2014/10/etika-bisnis-pada-pt-indofood.html




Sabtu, 29 September 2018

Manajemen Pemasaran Global


1. Artikel Manajemen Global Marketing  
Global Marketing
Tujuan pemasaran adalah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, sedangkan tujuan bisnis adalah mendapatkan dan mempertahankan pelanggan untuk memperoleh keuntungan dengan pemenuhan kebutuhannya. Itu adalah prinsip dasar sebuah perniagaan. Bisnis ingin selalu berkembang, dengan melakukan penjualan sebanyak-banyaknya. Namun, produksi selalu diimbangi dengan kebutuhan pasar, jika produksi melebihi kebutuhan pasar maka perusahaan tidak akan mendapatkan keuntungan tetapi malah sebaliknya. Oleh karena itu, perusahaan selalu mencari ladang baru untuk memasarkan produk mereka. Tidak menutup kemungkinan bahwa perusahaan melebarkan sayapnya dengan mentargetkan global market yang lebih luas. Alasan-alasan perusahaan melakukan ekspansi global biasanya dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya:
- Oportunistik perkembangan pasar global (diverifikasi pasar)       
- Kepuasan pelanggan di luar negeri
- Mengejar diversifikasi geografis(iklim,topografi,ruang,dll)          
- Pemanfaatan tingkat pertumbuhan ekonomi yang berbeda (skala dan ruang lingkup)
- Pemanfaatan perbedaan siklus hidup produk (teknologi)  
- Mengejar pasar potensial diluar negeri     
- Globalisasi untuk pertimbangan sikap        
- Mengejar logika global atau imperatif (pasar baru dan keuntungan)       
- Persaingan pasar lokal yang terlalu kuat

Untuk menacpai keberhasilan dalam global marketing, perusahaan perlu melakukan
global market research dan menerapkan global marketing strategy yang tepat berdasarkan
hasil penelitian yang akurat.

Global Market Research           
Global market research merupakan upaya terorganisir untuk mengumpulkan informasi global tentang
pasar, kebutuhan pelanggan dan persaingan. Penelitian pasar global adalah komponen yang sangat penting dari strategi bisnis untuk memperluas upaya pemasaran
perusahaan secara global. Riset pasar merupakan faktor kunci untuk mendapatkan keuntungan dan mengetahui tindak tanduk pesaing, sehingga perusahaan dapat mengantisipasi hambatan-hambatan yang mungkin akan menerpanya. Riset pasar menyediakan informasi penting untuk mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan pasar, ukuran pasar dan persaingan. Ada dua jenis utama dari riset pasar. Dibagi ke dalam penelitian primer dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif dan penelitian sekunder. Untuk memulai sebuah bisnis, khususnya global marketing, ada beberapa hal penting yang harus diketahui oleh perusahaan sebelum go internasional:
1. Informasi Pasar
Melalui informasi pasar, perusahaan dapat mengetahui harga komoditi yang berbeda di pasar, serta situasi penawaran dan permintaan. Informasi tentang pasar dapat diperoleh dari sumber yang berbeda, varietas dan format, serta sumber dan varietas yang harus diperoleh untuk membuat karya bisnis.

2. Segmentasi Pasar        
Segmentasi pasar adalah pembagian pasar atau populasi ke dalam sub kelompok dengan motivasi yang sama. Hal ini banyak digunakan untuk segmentasi pada perbedaan geografis, perbedaan kepribadian, perbedaan demografi, perbedaan technographic, penggunaan perbedaan produk, perbedaan psikografis dan perbedaan gender.

3. Tren Pasar          
Tren pasar adalah gerakan ke atas atau ke bawah dari pasar, selama jangka waktu tertentu. Ukuran pasar lebih sulit diperkirakan jika kondisi pasar relatif baru. Dalam hal ini, perusahan harus memfokuskan pada jumlah dari pelanggan potensial, atau segmen pelangganpada pasar global.
Perkembangan Global Marketing Research           
Salah satu bisnis yang saat ini sedang “naik daun” adalah bidang riset pemasaran (marketing research). Hal ini disebabkan keadaan pasar yang selalu dinamis menuntut para pelaku pasar untuk selalu melakukan riset. Dengan marketing research, kita dapat menyelidiki posisi merek kita di pasar, mengetahui selera atau kepuasan konsumen, ataupun mengurangi risiko kegagalan ketika mengeluarkan produk baru. Market Research terdahulu menyatakan bahwa tingkat pembelian tergantung dari household expenditures. Namun, sekarang hal tersebut tidak dapat menjadi patokan lagi. Semakin bervariasinya jenis produk dan tingkat kemampuan beli yang beragam dari para konsumen menjadikan riset pemasaran semakin diperlukan. Perkembangan marketing research tidak hanya dari sisi pasarnya, dari sisi metode riset yang digunakannya pun ikut berkembang. Sejak internet telah menjadi bagian dari aktivitas kehidupan sehari-hari, online survey telah menjadi tren bagi semua biro riset global. Sekarang perkembangan mutakhir dalam metode riset pemasaran adalah apa yang dikenal dengan etnografi. Etnografi adalah metode riset yang menggunakan observasi langsung terhadap kegiatan manusia dalam konteks sosial dan budaya sehari-hari. Etnografi berusaha mengetahui kekuatan-kekuatan apa saja yang membuat manusia melakukan sesuatu. Karena alasan itulah metode etnografi ini mulai dilirik dunia bisnis riset konsumen untuk membantu mengungkapkan keinginan konsumen terdalam—yang sering tidak bisa didapatkan dari metode riset konsumen lainnya seperti survei atau focus group. Baik di tingkat global maupun nasional, industri jasa di bidang riset pemasaran terus berkembang seiring dengan semakin tingginya kompetisi pasar dewasa ini. Berdasarkan data dari Esomar yang dimuat diMarketing News edisi Juli 2008, pasar global untuk marketing research tumbuh 5%; dari 23,43 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada tahun 2005 menjadi 24,62 miliar dolar AS.

Global Marketing Strategy       
Menentukan global marketing strategy yang efektif telah menjadi fokus dari banyak perdebatan dan entri jurnal penelitian selama beberapa dekade terakhir. Globalisasi menuntut perusahaan untuk merespon dengan cepat dalam setiap perubahan lingkungan, baik internal maupun eksternal. Upaya pemasaran pada skala global dilakukan melalui pendekatan berbagai strategi. Salah satu tantangan terbesar bagi sebuah perusahaan saat ini adalah kurangnya kesesuaian mendefinisikan global marketing strategy dan kurangnya kriteria terukur untuk penentuan keberhasilan (Kaustin, 1994) sehingga perusahaan kesulitan untuk menerapkan global marketing strategy yang tepat. Zou dan Cavusgil (2002) mencatat ada tiga persepektif dalam global markrting strategy yakni: integrasi, konfigurasi-koordinasi, dan standardisasi. Namun, penelitian Karuppur (1994) menyarankan tiga strategi dengan penggabungan terminologi yang berbedararkan standardisasi, multi-domestik, dan berbagai strategi yang menggabungkan antara keduanya. Kaustin (1994) selanjutnya membagi strategi pemasaran global ke dalam dua pilihan: strategi pemasaran yang dimodifikasi dan strategi pemasaran produk standar. Sebuah strategi pemasaran global yang standar, yang dianggap sebagai strategi yang paling berpengaruh (Zou dan Cavusgil, 2002; Karuppur, 1994), adalah salah satu yang menyediakan pendekatan standar untuk pemasaran, branding, dan pengembangan produk pada tingkat global. Diantaranya :
1. Global Marketing Strategy Terpadu          
Perusahaan, seperti Coca Cola, memanfaatkan strategi ini, di mana sebagian unsur dari strategi pemasaran, seperti strategi komunikasi, harga dan distribusi, segmentasi, dan positioning telah mengglobal. Unsur-unsur tertentu yang disesuaikan atau diterjemahkan untuk memenuhi perbedaan budaya. Jenis strategi ini digunakan oleh perusahaan besar, dengan menerapkan kebutuhan dasar yang sama antara pasar domestik dan pasar internasional.

2. Strategi Produk Global          
Perusahaan yang menggunakan strategi produk global telah mengglobalkan penawaran produk mereka. Ini berarti bahwa aspek-aspek kunci seperti kondisi penggunaan produk, fitur yang diharapkan, dan fungsi produk yang dibutuhkan, sebagian besar identik sehingga beberapa variasi atau perubahan yang diperlukan disesuaikan dengan global market.

3. Strategi Pemasaran Komposit Global      
Dalam strategi ini, perusahaan menerapkan beberapa strategi global yang generik dan menjalankannya secara paralel. Ini berarti bahwa perusahaan mungkin mengikuti strategi merek global sekaligus menjalankan merek lokal di daerah tertentu.

Kesimpulan dan Opini    
Dalam implementasinya, bukanlah perkara sederhana ketika perusahaan diharuskan untuk menerapkan keenam hal penting sebelumnya. Dari pejelasan ini dapat dipahami bahwa pemasaran merupakan hal yang krusial dalam suatu perusahaan karena didalamnya terdapat upaya agar produk yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan tersebut dapat diterima dan mendapat hati di para konsumennya. Pada dasarnya poin-poin penentu dalam pemasaran oleh perusahaan yang bergerak dalam lingkup nasional dan internasional tidak memiliki banyak perbedaan. Variabel-variabel yang memperngaruhi antara lain adalah strategi pemasaran, penetapan harga, pemilihan jalur distribusi, merk dagang, promosi dan kebijakan produk. Namun perbedaannya terletak pada ruang lingkup sasaran konsumen serta distribusi yang lebih luas sehingga dibutuhkan divisi pemasaran yang berpikir secara strategis yang mampu untuk mengkoordinasikan perlakukan faktor-faktor penting diatas ke dalam suatu strategi yang harus secara nyata dihidupi oleh perusahaan tersebut.

Sumber: https://www.slideshare.net/asepsyaepullah/artikel-globalmarketing?from_action=save 

2. TUGAS, APA ITU MANAJEMEN PEMASARAN GLOBAL?
a. Pengertian Manajemen Pemasaran Global

Manajemen adalah suatu kegiatan yang meliputi 4P yaitu Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organitation), Pergerakan (Actualing), Pengendalian (Controlling).
Pemasaran adalah Aktivitas yang dilakukan oleh Produsen untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Dalam perkembangan zaman produsen pada saat ini juga harus dapat menyusun strategi untuk menghadapi persaingan. Global adalah disiplin ilmu yang Universal dan mendunia.
Dari pengertian diatas dapat diartikan Manajemen Pemasaran global adalah Manajemen yang menyesuaikan Konsep pemasaran global untuk diterapkan pada produk atau bisnis tertentu. Pemasaran global harus mempunyai kemampuan untuk berfikir secara global dan bertindak secara lokal maksudnya kita memasarkan sebuah produk kita dengan menjangkau beberapa negara, kita harus tau bahwa setiap negara itu unik dan bervariasi atau pemasarannya berbeda-beda dari pasar dinegara satu dengan yang lainnya. Pemasaran Global tidak berarti setiap produk harus masuk di setiap negara didunia. Tergantung pada sumber daya Manusianya apakah sudah mencakupi atau tidak?, Memiliki pemikiran manjerial, dan adanya peluang dan ancaman.
Konsep Pemasaran berkembang dari 4P menjadi 6P yaitu Place (tempat), Price (Harga), Product (produk), Promotion (Promosi), Policy of Government (kebijakan pemerintah), Public Opinion (pendapat masyarakat). 3 Prinsip Pemasaran yaitu Nilai Pelanggan dan Persamaan nilai,keunggulan kompetitif atau deferensial dan Fokus pada kebutuhan dan keinginan pelanggan. Orientasi Manajemen terdiri dari 3 sifat yaitu Etnosentris, Polisentris, Regiosentris, dan Geosentris. Tujuan Mempelajari Manajemen Pemasaran Global karena Manajemen Pemasaran global dapat membantu suatu perusahaan untuk memperkenalkan produk perusahaan kesemua orang didalam negeri maupun luar negeri.


3. CONTOH KASUS DAN SOLUSINYA
    STUDI KASUS SAMSUNG

A. LATAR BELAKANG SAMSUNG
Sebelum tahun 1997, Samsung lebih dikenal dengan reputasinya sebagai perusahan pembuat peralatan elektronik dengan produk-produk low-end. Perusahaan tersebut hanya dikenal sebagai imitator, bukan innovator karena memang tidak melakukan inosai-inovasi produk pada saat itu. Produk-produk kompetitif berdasar pada low cost yang direfleksikan dengan tenaga kerja yang murah. Samsung belum mempunyai brand value dan belum memiliki pasar internasional. Strategi yang dilakukannya pada saat itu adalah cost/ price leadership.

Ketika terjadi krisis ekonomi di Asia, Samsung mengalami kerugian yang besar, namun dia dapat merespon dengan sangat baik. Ia mengembangkan turnaround strategy, meskipun masih membawa kebudayaan tua Korea Inc yang tidak fleksibel. Samsung memperbaiki kualitas dan melakukan inovasi-inovasi produk.
Samsung berfokus pada pasar-pasar tertentu, ia memilih fokus pada pasar dengan permintaan terbesar, pasar Amerika yang perkembangannya tinggi, juga pada pasar yang pertumbuhannya cepat, yaitu China.
Yun Jong Yong, CEO Samsung, menggunakan cara tradisional untuk memperbaiki keadaan ekonomi Samsung pada saat itu. Ia memotong 30% biaya dalam 5 bulan. Untuk itu ia memberhentikan 30.000 dari 70.000 karyawan. Dan Juga membuang unit-unit yang tidak bermanfaat. Prestasi terbesar Yun adalah perubahan ke arah corporate culture.
Samsung kemudian berkembang menjadi perusahaan berskala internasional. Dimulai dari menyewa staf yang berpendidikan Amerika atau berpengalaman secara signifikan di USA. Tiga warga yang bukan berasal dari Korea Selatan menjadi anggota komisi direktur. Warga asing memiliki 60% saham dari grup. Perusahaan sekarang menghasilkan 70% dari pendapatannya di luar Korea Selatan, manufaktur di 14 negara, termasuk China dan Meksiko.
Samsung juga mengadakan partnership dengan American. Pada awal tahun 1997, Samsung hampir tidak berbisnis mobile phones di luar Korea Selatan, tapi kemudian setelah mengadakan partnership, Samsung memperoleh pesanan 1.8 juta handsets senilai $600 juta dari Sprint PCS Group. Reputasi Samsung sekarang adalah high-end mobile handsets dan berkembang sebagai supplier pada industri ini.
Setelah mengadakan partnership dengan beberapa perusahaan ternama seperti Best Buy, Radio Shack, dan Circuit City, Samsunglebih sukses dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2001 Samsung menjual produk-produk senilai $500, dan menargetkan penjualan $1 miliyar di tahun 2002. penjualan terbaiknya adalah DVD/VCR player dan mobile phone dan juga PDA.
Salah satu kunci sukses Samsung terletak pada desain. Teknologi dan desain pada Samsung sangat baik. Samsung memiliki 300 desainer bertalenta di Seoul dan empat kamtor desain di USA, Eropa, dan Jepang. Penekanan produknya adalah pada gaya, best practice, simple, dan respon yang cepat pada perubahan-perubahan pasar.
Sebelum tahun 1997, Samsung lebih dikenal dengan reputasinya sebagai perusahan pembuat peralatan elektronik dengan produk-produk low-end. Perusahaan tersebut hanya dikenal sebagai imitator, bukan innovator karena memang tidak melakukan inosai-inovasi produk pada saat itu. Produk-produk kompetitif berdasar pada low cost yang direfleksikan dengan tenaga kerja yang murah. Samsung belum mempunyai brand value dan belum memiliki pasar internasional. Strategi yang dilakukannya pada saat itu adalah cost/ price leadership.
Ketika terjadi krisis ekonomi di Asia, Samsung mengalami kerugian yang besar, namun dia dapat merespon dengan sangat baik. Ia mengembangkan turnaround strategy, meskipun masih membawa kebudayaan tua Korea Inc yang tidak fleksibel. Samsung memperbaiki kualitas dan melakukan inovasi-inovasi produk.
Samsung berfokus pada pasar-pasar tertentu, ia memilih fokus pada pasar dengan permintaan terbesar, pasar Amerika yang perkembangannya tinggi, juga pada pasar yang pertumbuhannya cepat, yaitu China.
Yun Jong Yong, CEO Samsung, menggunakan cara tradisional untuk memperbaiki keadaan ekonomi Samsung pada saat itu. Ia memotong 30% biaya dalam 5 bulan. Untuk itu ia memberhentikan 30.000 dari 70.000 karyawan. Dan Juga membuang unit-unit yang tidak bermanfaat. Prestasi terbesar Yun adalah perubahan ke arah corporate culture.
Samsung kemudian berkembang menjadi perusahaan berskala internasional. Dimulai dari menyewa staf yang berpendidikan Amerika atau berpengalaman secara signifikan di USA. Tiga warga yang bukan berasal dari Korea Selatan menjadi anggota komisi direktur. Warga asing memiliki 60% saham dari grup. Perusahaan sekarang menghasilkan 70% dari pendapatannya di luar Korea Selatan, manufaktur di 14 negara, termasuk China dan Meksiko.
Samsung juga mengadakan partnership dengan American. Pada awal tahun 1997, Samsung hampir tidak berbisnis mobile phones di luar Korea Selatan, tapi kemudian setelah mengadakan partnership, Samsung memperoleh pesanan 1.8 juta handsets senilai $600 juta dari Sprint PCS Group. Reputasi Samsung sekarang adalah high-end mobile handsets dan berkembang sebagai supplier pada industri ini.
Setelah mengadakan partnership dengan beberapa perusahaan ternama seperti Best Buy, Radio Shack, dan Circuit City, Samsunglebih sukses dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2001 Samsung menjual produk-produk senilai $500, dan menargetkan penjualan $1 miliyar di tahun 2002. penjualan terbaiknya adalah DVD/VCR player dan mobile phone dan juga PDA.
Salah satu kunci sukses Samsung terletak pada desain. Teknologi dan desain pada Samsung sangat baik. Samsung memiliki 300 desainer bertalenta di Seoul dan empat kamtor desain di USA, Eropa, dan Jepang. Penekanan produknya adalah pada gaya, best practice, simple, dan respon yang cepat pada perubahan-perubahan pasar.

B.  VISI, MISI, DAN TUJUAN SAMSUNG
1. Visi dari Samsung Electronics adalah menjadi pemimpin pergerakan konvergensi digital. Samsung meyakini bahwa melalui inovasi teknologi saat ini, mereka  akan menemukan solusi yang diperlukan untuk menghadapi tantangan hari esok. Teknologi membuka kesempatan bagi bisnis untuk tumbuh, bagi warga negara di pasar yang sedang berkembang untuk hidup sejahtera dengan memasuki tahap ekonomi digital, dan agar masyarakat dapat menemukan peluang baru.

2. Misi

Misi dari Samsung Electronics adalah menjadi “digital-εCompany” yang terbaik.

·       Digital : menciptakan produk dan layanan teknologi yang memimpin industri.
·       ε          : menempatkan manajemen dan proses produksi yang paling efisien.
o   Company (perusahaan): mempertahankan fokus yang mantap untuk memperkuat organisasi demi terus menjadi pemimpin teknologi global dan perusahaan yang terpercaya dan bertanggung jawab.

3. Tujuan

Tujuan dari Samsung Electronics adalah mengembangkan teknologi yang inovatif dan proses efisien yang menciptakan pasar baru, memperkaya hidup semua orang, dan terus menjadikan Samsung sebagai pemimpin digital yang terpercaya.

pada gaya manajemennya yang tidak fleksibel.

4. Solusi

Penulis memberikan saran sebagai berikut :

- Terus-menerus melakukan inovasi produk karena teknologi selalu   berkembang dan tuntutan               konsumen yang semakin tinggi.

- Mengembangkan atau berinvestasi yang besar pada R n D dalam rangka pengembangan produk           baru dan efisiensi produk.

- Menciptakan produk-produk baru dengan harga yang kompetitif.
- Tidak terlalu memberi tekanan kepada karyawannya agar mereka dapat lebih berfikir kreatif dan         juga dapat meningkatkan kesetiaan pada perusahaan.
- Merekrut orang-orang yang berkompeten dari negara lain dengan opini beragam dan ide-ide kreatif.