LATIHAN
Sumber : http://ciputrauceo.net/blog/2016/4/28/riset-pemasaran-dan-cara-menyusun-riset-pemasaran
1. Jelaskan
Perkembangan Ekonomi dan Pedagangan Internasional ?
Perkembangan Ekonomi adalah proses perkembangan berupa
kenaikan dalam jangka panjang dari satu negara (misalnya) atau perusahaan
(misalnya) untuk menyediakan banyak barang yang mendukung perkembangan ekonomi
yang disesuaikan dengan tingakat kebutuhan. Adanya perkembangan ekonomi ini
tidak jauh dari pembangunan ekonomi.
Perdagangan Internasional adalah perdagangan yang dilakukan
oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan
bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antar perorangan (individu dengan
individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu
negara dengan pemerintah negara lain. Bila dibandingkan dengan pelaksanaan
perdagangan di dalam negeri, maka perdagangan internasional sangatlah rumit dan
kompleks.
Sumber:
https://www.sepengetahuan.co.id/2017/02/pengertian-perkembangan-ekonomi-dan-penjelasannya-lengkap.html
https://erinhudaya.wordpress.com/2014/01/08/perdagangan-internasional-globalisasi-ekonomi-dan-permasalahannya/
https://erinhudaya.wordpress.com/2014/01/08/perdagangan-internasional-globalisasi-ekonomi-dan-permasalahannya/
2. Contoh Kasus dan
Solusi Mengenai Perekonomian Indonesia !
Permasalahan ekonomi merupakan
sebuah hal yang penting yang dapat menentukan bahwa negera tersebut sudah maju
atau tidak. Jika sebuah negara bisa memperkecil permasalahan ekonomi yang ada
dinegaranya, maka negara tersebut akan menjadi negara yang makmur dan maju.
DiIndonesia masih banyak sekali permasalahan ekonomi yang terjadi. Oleh sebab
itu, masyarakat Indonesia masih sulit untuk berkembang dan makmur. Baiklah,
inilah beberapa permasalahan ekonomi yang terjadi di Indonesia :
1. Pengangguran
Pengangguran merupakan PR yang
cukup berat untuk pemerintah indonesia dan masyarakat indonesia, kurangnya
pendidikan dan keahlian yang dimiliki dan lapangan pekerjaan yang masih
terbatas merupakan penyebab kenapa masih banyak sekali pengangguran
yang ada. Bahkan, orang lulusan dari Universitas pun saat ini masih banyak
sekali yang tidak bekerja. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi
pengangguran yang ada, antara lain:
- Pemberian
beasiswa untuk siswa yang kurang mampu
- Pemberian pelatihan atau trainee
- Pemberian pengkreditan yang mudah, agar bisa menjadi seorang wirausaha
- Penyediaan info lapangan pekerjaan
- Pemberian pelatihan atau trainee
- Pemberian pengkreditan yang mudah, agar bisa menjadi seorang wirausaha
- Penyediaan info lapangan pekerjaan
2. Kemiskinan
Tingkat kemiskinan yang ada di
Indonesia semakin tahun terus mengalami peningkatan. Kemiskinan terjadi karena
banyaknya pengangguran, rendahnya pendidikan yang dimiliki, kurangnya perhatian
pemerintah. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi kemiskinan yang
terjadi di Indonesia antara lain:
- Pemberian
subsidi pemerintah yang tepat sasaran
- Pemberian latihan dan keahlian untuk bekerja
- Adanya program pemerintah untuk mengatasi kemiskinan, baik itu dari segi pendidikan maupun dari segi bantuan kesehatan dan kehidupan yang layak
- Penyediaan lapangan pekerjaan
- Pemberian latihan dan keahlian untuk bekerja
- Adanya program pemerintah untuk mengatasi kemiskinan, baik itu dari segi pendidikan maupun dari segi bantuan kesehatan dan kehidupan yang layak
- Penyediaan lapangan pekerjaan
3. SDA (Sumber daya Alam) yang belum dikelola dengan
baik
Indonesia merupakan salah satu
negara yang memiliki sumber daya alam yang sangat berlimpah, namun sumber daya
alam tersebut masih belum bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh pemerintah dan
masyarakat Indonesia. Tetapi, sumber daya alam yang kita miliki dimanfaatkan
oleh pihak luar (International) dengan peralatan yang canggih. Dan Indonesia
hanya mendapatkan 1% dari pajak dari kegiatan tersebut. Contohnya: PT. Freepot.
Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal ini antara lain:
- Memanfaatkan
SDA yang terdekat dengan lingkungan kita dengan maksimal.
- Melakukan kerja sama dengan pihak luar, baik hanya untuk hal yang kecil sekalipun.
- Memaksimalkan SDA yang ada dengan teknologi yang ramah lingkungan
- Melakukan kerja sama dengan pihak luar, baik hanya untuk hal yang kecil sekalipun.
- Memaksimalkan SDA yang ada dengan teknologi yang ramah lingkungan
4. Korupsi
Tingkat korupsi yang ada di
Indonesia setiap tahun terus meningkat, hal tersebut diakibatkan karena
kurangnya iman (tidak takut dengan dosa) dan desakan ekonomi dan keluarga.
Korupsi ini tidak hanya terjadi di pemerintahan pusat, namun dalam pemerintah
yang paling kecilpun terjadi. Penegakan hukum untuk para koruptor yang masih
kurang tegas disingalir menjadikan sebuah alasan untuk para koruptor baru
melakukan korupsi. Solusi yang dapat dilakukan antara lain:
- Memperbaiki
diri sendiri
- Memperkuat iman dan yakin jika kita selalu diawasi oleh tuhan (Allah SWT)
- Menanamkan anti korupsi untuk generasi muda, khususnya keluarga.
- Penegasan hukum untuk para koruptor agar menimbulkan efek jera.
- Memperkuat iman dan yakin jika kita selalu diawasi oleh tuhan (Allah SWT)
- Menanamkan anti korupsi untuk generasi muda, khususnya keluarga.
- Penegasan hukum untuk para koruptor agar menimbulkan efek jera.
5. Transmigrasi yang tidak merata
Transmigrasi besar-besaran yang
dilakukan oleh masyarakat menjadikan sebuah permasalahan yang rumit. Tujuan
transmigrasi yang dilakukan masyarakat adalah untuk mendapatkan sebuah
pekerjaan yang baik, tetapi malah sebaliknya. Transmigrasi ini menambah kepadatan
penduduk dikota dan gelandangan semakin banyak. Solusi yang dapat dilakukan
adalah:
- Melakukan
penyuluhan terhadap masyarakat tentang dampak transmigrasi.
- Menyediakan lapangan pekerjaan yang mewadai didaerah desa.
- Menyediakan lapangan pekerjaan yang mewadai didaerah desa.
6. Distribusi
Distribusi merupakan penyaluran
barang ketangan produsen ke konsumen. Barang yang dihasilkan oleh produsen
menjadi sebuah pertanyaan untuk siapakah barang tersebut dihasilkan? Hal ini
akan berkaitan dengan pendapatan. Pendapatan yang diterima oleh masyarakat
menjadi sebuah daya ukur untuk masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dan membeli
barang yang dibutuhkan.
7. Investasi
Realisasi investasi yang telah
dikeluarkan oleh BKPM berdasarkan Izin Usaha Tetap PMDN pada periode 1 Januari
s/d 31 Desember 2007 sebanyak 159 proyek dengan nilai realisasi investasi
sebesar Rp. 34.878,7 miliar (34,88 triliun Rupiah). Sedangkan realisasi
Investasi yang telah dikeluarkan oleh BKPM berdasarkan Izin Usaha Tetap PMA
(FDI) pada periode 1 Januari s/d 31 Desember 2007 sebanyak 983 proyek dengan
nilai realisasi investasi sebesar US$. 10.349,6 juta (US$ 10,34 milyar).
Dibandingkan dengan FDI global
yang selama 2007 mencapai rekor sebesar US$ 1.500 milyar dan FDI yang masuk ke
Amerika Serikat sebesar US$ 193 miliar, nilai FDI yang masuk ke Indonesia masih
sangat rendah yaitu 0,66% terhadap FDI dunia dan 5,18% terhadap FDI ke Amerika
Serikat. Walau demikian, masuknya FDI ke Indonesia pada tahun 2007 ini jauh
lebih baik dibandingkan dengan masa puncak pra krisis yaitu tahun 1996-1997
yang hanya mencapai US$ 2,98 miliar (1996) dan US$ 4,67 miliar (1997).
Menurut hemat penulis realisasi FDI ke Indonesia akan dapat lebih meningkat kalau dua faktor kunci untuk masuknya FDI dibenahi yaitu kondisi infrastruktur, dan masalah birokrasi yang bertele-tele.
Menurut hemat penulis realisasi FDI ke Indonesia akan dapat lebih meningkat kalau dua faktor kunci untuk masuknya FDI dibenahi yaitu kondisi infrastruktur, dan masalah birokrasi yang bertele-tele.
8. Inflasi
Inflasi yang terjadi saat ini
mengakibatka meningkatnya harga kebutuhan hidup dan kebutuhan yang lainnya. Hal
tersebut sangat berkaitan dengan naiknya energi di dunia. Solusi yang dapat
dilakukan antara lain:
- Pemberlakukan
kebijakan dalam sektor moneter, yaitu bank BI melakukan peningkatan BI rate disetiap
akhir bulan yang akan menekan inflasi namun akan berdampakn pada sektor rill.
- Pemberlakukan kebijakan fiskal dalam bidang perpajakan. Hal tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat inflas yang terjadi.
- Pemberlakukan kebijakan fiskal dalam bidang perpajakan. Hal tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat inflas yang terjadi.
Sumber : http://saranghaeqoutes.blogspot.com/2016/04/masalah-ekonomi-solusinya-yang-dihadapi.html
TUGAS
1. Jeleaskan
Perkembangan Manajemen Keuangan dan Manajemen Keuangan Internasional !
Manajemen Keuangan adalah
suatu aktivitas pemilik dan manajemen perusahaan untuk memperoleh sumber modal
yang semurah-murahnya dan menggunakan dana se-efektif, se-efisien, se-produktif
mungkin untuk menghasilkan laba, dalam melaksanakan manajemen keuangan ini
untuk mendapatkan hasil yang baik, dilakukan 3 aktifitas secara umum, yaitu :
Aktifitas Pembiayaan (Financing Activity)
Aktifitas Investasi (Investment activity)
Aktifitas Bisnis (Business Activity)
Manajemen keuangan memiliki peran
dalam kehidupan perusahaan ditentukan oleh perkembangan ekonomi kapitalisme.
Pada awal lahirnya kapitalisme sebagai system ekonomi pada abad 18, manajemen
keuangan hanya membahas topic rugi-laba. Selanjutnya berturut-turut ia memiliki
peranan antara lain sebagai berikut :
Tahun 1900 awal : Penerbit surat berharga
Tahun 1930 � 1940
: kebangkrutan, reorganisasi
Tahun 1940 � 1950
: anggaran & internal audit
Tahun 1950 � 1970
: eksternal perusahaan
Tahun 1970 � 1980
: inflasi
Tahun 1980 � 1990
: krisis ekonomi keuangan
Tahun 1990 � sekarang
: globalisasi
Perkembangan manajemen keuangan
sangat dipengaruhi oleh berbagai factor antara lain kebijakan moneter,
kebijakan pajak, kondisi ekonomi, kondisi social, dan kondisi politik.
Kebijakan moneter berhubungan dengan tingkat suku bunga dan inflasi. Khususnya
inflasi mempunyai dampak langsung terhadap manajemen keuangan antara lain
masalah :
1. Masalah akuntasi
2. Kesulitan perencanan
3. Permintaan terhadap modal
4. Suku bunga
5. Harga obligasi menurun
2. Kesulitan perencanan
3. Permintaan terhadap modal
4. Suku bunga
5. Harga obligasi menurun
Kondisi ekonomi juga mempunyai dampak lansung terhadap
manajemen keuangan antar lain masalah :
1. Persaingan internasional
2. Keuangan internasional
3. Kurs pertukaran yang berfluktuasi
4. Marger, pengambilalihan, dan restrukturisasi
5. Inovasi keuangan dan rekayasa keuangan
2. Keuangan internasional
3. Kurs pertukaran yang berfluktuasi
4. Marger, pengambilalihan, dan restrukturisasi
5. Inovasi keuangan dan rekayasa keuangan
Manajemen keuangan internasional ialah
perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian Keuangan Perusahaan
Multinasional (Multinational Corporation yang lazim disebut MNC). Perusahaan
multinasional ialah perusahaan yang beroperasi di seluruh dunia. Mereka adalah
perusahaan-perusahaan besar yang dimiliki oleh kaum kapitalis global yang
pusatnya di Kanada, Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Italia, Perancis, dan
Inggris. Perusahaan-perusahaan itu lazim disebut konglomerat global atau
kapitalis global. Mereka tidak mengenal negara, bangsa, tanah air, dalam
mengembangkan kapitalnya. Dewasa ini perusahaan-perusahaan tersebut menguasai
ekonomi dunia, dan menguasai ekonomi negara-negara sedang berkembang di Afrika,
Asia, dan Amerika Latin. Tujuan mereka yang utama adalah mencari keuntungan.
Sumber:
2. Jelaskan
Perkembangan Sistem Informasi Global dan Riset Pemasaran !
Sistem Informasi Global merupakan sebuah sistem yang berbasis komputer yang memungkinkan perusahaan
multinasional untuk menyelaraskan kegiatan perusahaan induk dan
cabangnya, dimana cabang tersebut secara geografis tersebar di berbagai penjuru
dunia dan setiap kantor cabang terkait memiliki tujuan, kebijakan dan tata cara
tersendiri yang unik.
Kemampuan tersebut membuat sistem informasi GIS berbeda dengan sistem informasi pada umumnya dan membuatnya berharga bagi perusahaan milik masyarakat atau perseorangan untuk memberikan penjelasan tentang suatu peristiwa, membuat peramalan kejadian, dan perencanaan strategis lainnya. (Sumber : Halaman Informasi Mapping-GIS Scomptec.htm). Sistem Informasi Geografis (SIG atau singkatan bahasa Inggrisnya GIS – Geographic Information System) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini
Kemampuan tersebut membuat sistem informasi GIS berbeda dengan sistem informasi pada umumnya dan membuatnya berharga bagi perusahaan milik masyarakat atau perseorangan untuk memberikan penjelasan tentang suatu peristiwa, membuat peramalan kejadian, dan perencanaan strategis lainnya. (Sumber : Halaman Informasi Mapping-GIS Scomptec.htm). Sistem Informasi Geografis (SIG atau singkatan bahasa Inggrisnya GIS – Geographic Information System) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Informasi_Dunia
Riset Pemasaran merupakan
kegiatan penelitian dalam bidang pemasaran. Riset pemasaran harus
dilakukan secara sistematis, yakni mulai dari perumusan masalah, perumusan
tujuan dari riset pemasaran, pengumpulan data, pengolahan data, hingga
interpretasi dari hasil riset pemasaran yang diperoleh. Riset
pemasaran dilakukan sebagai upaya memberi masukan bagi pihak manajemen.
Dengan adanya riset pemasaran, pihak manajemen akan mengetahui hal apa
saja yang perlu diperbaiki dan strategi pemasaran apa yang masih konkrit
dilakukan untuk merebut peluang.
Banyak orang yang seringkali masih rancu dengan
istilah riset pemasaran. Riset pemasaran (marketing research)
seringkali masih disamakan dengan riset pasar (market research), padahal
keduanya merupakan istilah yang berbeda. Riset pasar berfokus pada pasar yang
telah ditentukan secara spesifik. Sementara itu, riset
pemasaran memiliki arti yang lebih luas. Riset pemasaran tidak
hanya terpaku pada aspek pasar atau produk, namun juga mencangkup hal-hal di
luar itu. Singkatnya, riset pasar bisa disebut sebagai bagian dari riset
pemasaran.